Mernek Kembangkan Agro Edu Wisata “Kawista Emji Mernek Jenek”.

Mernek adalah salah satu desa di Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap. Potensi terbesar Desa Mernek adalah pertanian. Desa Mernek memiliki lahan sawah seluas 293,40 Ha atau setara 79% dari total luas wilayah. Karenanya, mayoritas penduduk berprofesi

Mernek adalah salah satu desa di Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap. Potensi terbesar Desa Mernek adalah pertanian. Desa Mernek memiliki lahan sawah seluas 293,40 Ha atau setara 79% dari total luas wilayah. Karenanya, mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani ataupun butuh tani. Kondisi pertanian di Desa Mernek selama ini memiliki produktivitas yang baik, karena ketersediaan air yang cukup dengan adanya sistem irigasi teknis. Petani atau buruh tani mampu memanen padi sampai 2 kali per tahun dengan hasil panen yang cenderung baik.

Dengan adanya sektor pertanian yang sangat luas ini membuat desa mernek memiliki potensi besar untuk melakukan ekspansi usaha pada lahan pertanian yang ada di desa tersebut, salah satunya potensi alam akan keindahan areal hamparan persawahan dan pemandangan gunung dan lahan hijau di sekeliling desa mernek menjadikan desa ini memiliki potensi pengembangan usaha dibidang pariwisata pertanian. Didukung dengan budaya masyarakat yang memiliki khas pedesaan dan erat akan kegiatan pertanian sehingga desa mernek sering dijadikan sebagai desa pionir pengembangan usaha pertanian diantaranya pengembangan benih-benih padi varietas unggul yang didampingi langsung oleh instansi dinas terkait, sehingga dengan tambahanan adanya kegiatan ini sangat menambah potensi desa mernek untuk dikembagkan sebagai desa Agro Edu Wisata sebagai salah satu ekspansi usaha dibidang pertanian.

Kawasan Wisata Ekonomi Maju Jaya Indonesia (Kawista EMJI) Mernek Jenek adalah nama yang disematkan pada Agro Edu Wisata Desa Mernek. Kawista ini diharapkan mampu menjadi tembahan daya tarik bagi masyarakat untuk mengunjungi Desa Mernek.

Agro Edu Wisata ini merupakan pengembangan dari program Mernek Jenek yang sudah dirintis sejak tahun 2018. Program “Mernek Jenek” ini mengusung empat pilar yang terdiri atas pilar pertama berupa kemandirian ekonomi, pilar kedua berupa pertanian, peternakan, dan perikanan, pilar ketiga berupa desa yang aman dan kondusif, serta pilar keempat berupa desa lestari yang berwawasan lingkungan hidup.

Tekad Pemerintah Desa Mernek untuk mewujudkan “Mernek Jenek” ini mendapat perhatian serius dan dukungan dari PT Pertamina (Persero) dengan menjadikannya sebagai desa binaan PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta. Berbagai bantuan pun digelontorkan Pertamina melalui program pertanggungjawaban sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility) guna mendukung berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa

Mernek seperti pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), pertanian, lingkungan hidup, dan sebagainya.

Agro Edu Wisata Emji Mernek Jenek dibangun dengan menyuguhkan ragam hasil pertanian khas Cilacap seperti padi hitam, sayuran, dan buah-buahan organik.

Pengunjung yang datang nantinya tidak hanya bisa melihat bagaimana proses pertanian itu berjalan, tapi juga bisa mengonsumsi hasil pertaniannya secara langsung. Hal inilah yang membuat Kawista Emji Mernek Jenek berbeda dengan tempat wisata lainnya.

Jika sudah puas mempelajari dunia pertanian, wisatawan bisa beralih ke spot lainnya yang tidak kalah menarik. Spot tersebut merupakan taman bunga dan menara bambu. Dengan latar belakang Gunung Slamet dan persawahan akan membuat hasil jepretan semakin bagus.

Kepala Desa Mernek Bustanul Arifin mengatakan kehadiran Kawista Emji Mernek Jenek diharapkan semakin memajukan perekonomian masyarakat Desa Mernek. Dengan berjalannya empat pilar Mernek Jenek dan didukung Kawista Emji, Bustanul yakin Mernek bisa menjadi desa mandiri dan berdikari.
(boesyet)