Panen Padi di Lokasi GPOT Poktan Sidodadi

Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap bersama Kementerian Pertanian yang dalam hal ini diwakili oleh Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBPPMBTPH), melaksanakan panen padi di lokasi program Kementan Gerakan Percepatan Olah Tanah

Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap bersama Kementerian Pertanian yang dalam hal ini diwakili oleh Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBPPMBTPH), melaksanakan panen padi di lokasi program Kementan Gerakan Percepatan Olah Tanah (GPOT) tepatnya di Poktan Sidodadi Ds. Sidaurip Kec. Gandrungmangu Cilacap, Rabu (23/09).

Kegiatan ini hasil dari tanam yang dilakukan secara serempak bersamaan dengan pencanangan GPOT oleh Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Bapak Bupati Cilacap bulan Juni lalu. Dari total 500 hektar lahan GPOT, panen masih berlangsung dan hingga saat ini dengan luas panen 300 hektar.

Koordinator Penyuluh di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Gandrungmangun, Santoso bersyukur atas keberhasilan kegiatan percepatan tanam. Ia mengakui panen padi jarang mereka temui di MT II. “Kalau tahun-tahun sebelumnya lahan sering terdampak rob, jadi kebanyakan disini mundur jadwal tanam, bahkan terkadang membiarkan lahan bera,” ujarnya.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Ermawati mengatakan bahwa program peningkatan produksi padi, jagung maupun kedelai terus digaungkan dengan memanfaatkan bantuan benih label ungu varietas Inpari 42. “Kami sekarang mulai gunakan varietas ini untuk mengantisipasi rendahnya produksi, soalnya disini sudah turun temurun petani gunakan varietas lokal. Mudah-mudahan mampu mendongkrak produksi jika bisa beralih ke varietas unggul ini,” ujarnya.

Hadir dalam acara tersebut Kepala BBPPMBTPH, Warjito, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap Ir. Pawana, M.Si, PPL Kecamatan Gandrungmangu, Gapoktan dan Poktan di Kecamatan Gandrungmangu.

(ben)