Dongkrak Produksi Padi, Dispertan Gencarkan Pembangunan Jaringan Irigasi Tersier

Pembangunan pertanian memiliki peranan yang sangat strategis dalam pengembangan perokonomian di Kabupaten Cilacap. Peran strategis pertanian tersebut dapat digambarkan sebagai penyedia bahan pangan, dimana cilacap termasuk 10 besar kabupaten dengan produksi padi tertinggi di Indonesia.

Pembangunan pertanian memiliki peranan yang sangat strategis dalam pengembangan perokonomian di Kabupaten Cilacap. Peran strategis pertanian tersebut dapat digambarkan sebagai penyedia bahan pangan, dimana cilacap termasuk 10 besar kabupaten dengan produksi padi tertinggi di Indonesia. Selain itu pertanian merupakan penyerap tenaga kerja dan sumber pendapatan masyarakat.

Untuk mendukung hal tersebut, terutama dalam peningkatan produksi padi, Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap dalam beberapa tahun terakhir gencar melaksanakan pembangunan infrastruktur terutama pembangunan jaringan irigasi tersier yang merupakan faktor penting dalam proses usaha tani yang berdampak langsung terhadap kualitas dan kuantitas tanamanan padi.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana, Sigit Widayanto, mengatakan bahwa sebagian besar jaringan irigasi tersier di Kabupaten Cilacap dalam keadaan rusak. “Sebagian besar jaringan irigasi yang ada sekarang masih berupa tanah atau belum permanen, kalaupun ada sebagian sudah rusak,hal ini akan mempengaruhi kinerja sistem irigasi yang ada,” katanya ketika ditemui, Kamis (9/7).

Sigit menambahkan, bahwa jaringan irigasi yang dibangun dapat menambah luas layanan sawah yang terairi dengan baik karena air akan terdistribusi secara efisien. “Setiap tahun jaringan irigasi yang kita bangun dapat melayani sawah kurang lebih 8% dari luas sawah yang ada di Cilacap,” tambahnya.

Dengan adanya kegiatan pembangunan jaringan irigasi tersier ini dapat memaksimalkan fungsi saluran irigasi, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produksi dan provitas padi di Kabupaten Cilacap.

(ben)