CILACAP MASUK 10 BESAR PRODUKSI PADI

RUMPUN ONLINE – Kabupaten Cilacap berhasil masuk 10 besar kabupaten sebagai produsen beras tertinggi tahun 2019. Berdasarkan hasil penghitungan Kerangka Sampling Area Badan Pusat Statistik (KSA BPS) Kabupaten Cilacap menmpati peringkat 10 kabupaten yang produksi

RUMPUN ONLINE – Kabupaten Cilacap berhasil masuk 10 besar kabupaten sebagai produsen beras tertinggi tahun 2019. Berdasarkan hasil penghitungan Kerangka Sampling Area Badan Pusat Statistik (KSA BPS) Kabupaten Cilacap menmpati peringkat 10 kabupaten yang produksi beras tertinggi tahun 2019. Kabupaten Cilacap memiliki luas panen padi seluas 439.461,26 hektar. Dari luas panen ini, didapatkan produksi padi sebesar 699.965 ton GKG atau setara dengan beras sebesar 401.570 ton.

Produksi beras tersebut juga menempatkan Cilacap di peringkat ketiga penghasil beras terbanyak di Provinsi Jawa Tengah, setelah Kabupaten Grobogan dan Sragen.

Menurut Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Suwandi perolehan angkat produksi beras dengan menggunakan konversi 57,3 persen dari produksi padi. Menurutnya, peningkatan produksi di 10 kabupaten itu tentu atas sinergi Kementerian Pertanian dan Pemerintah Daerah dengan semua pihak.

Peringkat pertama penghasil beras terbanyak dicapai Kabupaten Indramayu dengan produksi berasnya sebesar 789.657,71 ton. Kemudian Kabupaten Karawang dengan produksi beras 641,290 ton. Peringkat tiga diraih Kabupaten Subang dengan produksi beras sebesar 540.960 ton. Selanjutnya Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan dengan produksi beras sebesar 519.684 ton berkat keberhasilannya mengoptimalkan lahan rawa menjadi lahan persawahan padi yang produktif.

Peringkat kelima ditempati Kabupaten Lamongan Jawa Timur dengan produksi beras sebesar 481.750 ton. Kemudian Kabupaten Ngawi dengan produksi berasnya sebesar 445.874 ton. Kabupaten Bone berhasil menempati posisi ketujuh di tingkat nasional berkat produksi beras yang mencapai 443.398 ton. Adapun peringkat kedelapan diraih Kabupaten Grobogan dengan produksi beras sebesar 443.196 ton. Sedangkan Kabupaten Sragen menempati peringkat Sembilan dengan produksi beras sebesar 439.461 ton.