Langka, Sapi Milik Rasimin Lahirkan Anak Kembar

Cilacap – Penerapan Inseminasi Buatan (IB) atau proses kawin suntik pada sapi Simenthal dalam program Upaya Khusus Percepatan Populasi Sapi Wajib Bunting (Upsus Siwab) di Kabupaten Cilacap berjalan dengan baik dan membuahkan hasil. Hal ini

Cilacap – Penerapan Inseminasi Buatan (IB) atau proses kawin suntik pada sapi Simenthal dalam program Upaya Khusus Percepatan Populasi Sapi Wajib Bunting (Upsus Siwab) di Kabupaten Cilacap berjalan dengan baik dan membuahkan hasil. Hal ini terbukti dengan bertambahnya populasi hewan ternak sapi. Bahkan ada sapi yang melahirkan anak sapi kembar.

Salah seekor sapi milik Rasimin warga Jalan Cidongkal No. 48 Rt 02 Rw 06 Semampir Desa Slarang Kecamatan Kesugihan yang juga masuk kedalam program Upsus Siwab melahirkan anak sapi kembar jantan betina. Anak sapi tersebut lahir pada 7 November 2019 lalu.

Ketua Paravetindo Cilacap, Rendarko Yulisian, S.Pt mengatakan program IB ini memudahkan peternak untuk mendapatkan keturunan ternak sapi yang berkualitas genetik tinggi‎.

Tak hanya itu, Rendarko menambahkan, ‎kawin suntik pada ternak sapi ini dapat memberikan keuntungan yakni menghemat biaya pemeliharaan pejantan, biaya relatif murah untuk mendapatkan bibit sapi yang bagus. Selain itu, mencegah terjadinya kawin sedarah pada sapi betina, dan dapat mengatur jarak kelahiran ternak dengan baik.

Selain itu, imbuhnya, ‎Ini merupakan salah satu cara efektif atau strategi yang perlu dilakukan untuk mewujudkan tercapainya program swasembada daging melalui peningkatan populasi dan produktivitas ternak sapi.

“Jadi tak perlu membeli sapi pejantan yang harganya relatif mahal. Program ini juga dimaksudkan untuk mendukung program nasional menambah populasi sapi menuju swasembada daging,” ungkapnya. (Ahl)

Related Post