Atasi Kekeringan, Dinas Pertanian Optimalkan Rumah Pompa di Kecamatan Maos

 MAOS, Cilacap – Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinas Pertanian mengoptimalkan fungsi rumah pompa dan posko kekeringan, sebagai upaya mitigasi bencana kekeringan. Langkah tersebut perlu ditempuh guna meminimalisir gagal panen akibat krisis air. Hal itu disampaikan Bupati

 MAOS, Cilacap – Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinas Pertanian mengoptimalkan fungsi rumah pompa dan posko kekeringan, sebagai upaya mitigasi bencana kekeringan. Langkah tersebut perlu ditempuh guna meminimalisir gagal panen akibat krisis air.

Hal itu disampaikan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji saat meninjau langsung Posko Penanggulangan Kekeringan di Jl. Adipati Penetesan, RT 04 RW 05 Desa Karangrena, Kecamatan Maos, Selasa (23/7/2019). Pembentukan Posko Kekeringan sangat penting untuk membantu petani.

“Meski demikian petani perlu menerapkan pola tanam yag inovatif di musim kemarau, misalnya dengan beralih menanam palawija”, kata Bupati.

Dengan terbentuknya Posko Kekeringan, diharapkan petani tetap semangat bekerja dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Cilacap. Pada kesempatan ini Bupati juga memberikan penghargaan pada Kelompk Tani dan PPL yang telah menyukseskan Upaya Khusus Padi, Jagung, dan Kedelai (Upsus Pajale).

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Supriyanto menjelaskan, upaya mengatasi kekeringan telah dilakukan sejak sebulan lalu. Khusus untuk Desa Karangrena, upaya pengairan dilakukan untuk 90 persen lahan pertanian di wilayah tersebut.

“Potensi kekeringan di Kabupaten Cilacap cukup luas. Namun kami akan melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir kerugian itu”, kata Supriyanto.

Sebagai informasi, Kecamatan Maos merupakan sentra pertanian dan menjadi salah satu lumbung padi terbesar di Kabupaten Cilacap. Setidaknya ada 2.767 hektar lahan pertanian dimana 70 persen atau sekitar 1.965 hektar merupakan sawah produktif.(dn/kominfo)

 

Sumber : cilacapkab.go.id

Related Post