Kabupaten Cilacap Suksekan UPSUS SIWAB 2017

Upaya Khusus Sapi / Kerbau Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) merupakan gerakan nasional sebagai kelanjutan dari kegiatan tahun-tahun sebelumnya guna lebih mendorong pertumbuhan kelahiran sapi potong di Indonesia. Tujuan utama kegiatan ini yaitu meningkatnya populasi

Upaya Khusus Sapi / Kerbau Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) merupakan gerakan nasional sebagai kelanjutan dari kegiatan tahun-tahun sebelumnya guna lebih mendorong pertumbuhan kelahiran sapi potong di Indonesia. Tujuan utama kegiatan ini yaitu meningkatnya populasi dan produksi ternak sapi/ kerbau. Secara nasional target akseptor upsus siwab sebanyak 4.000.000 ekor dengan angka kebuntingan 3.000.000 ekor. Target ini dibagi kepada setiap provinsi berdasarkan potensi populasi yang ada dimana provinsi jawa tengah mendapat target 515.984 ekor akseptor dengan kebuntingan 427.437 ekor. Sementara itu Kabupaten Cilacap mendapat target 3.198 ekor akseptor dan kebuntingan 2.654 ekor atau sekitar 83%.

Pelaksanaan Upsus Siwab di Kabupaten Cilacap dimulai dari bulan Januari 2017 dengan melibatkan petugas teknis lapangan seperti medik veteriner, paramedik veteriner dan inseminator. Inti dari program ini yaitu bagaimana mengoptimalkan manajemen reproduksi khususnya melalui inseminasi buatan. Namun demikian ada beberapa tahap yang harus dilakukan diantaranya identifikasi ternak, pelayanan inseminasi buatan dan pelayanan pemeriksaan kebuntingan.

Sampai dengan bulan November 2017, sudah tercapai 4.000 akseptor, dengan pelayan IB sebanyak             4.047 dosis dan angka kebuntingan 405 ekor. Pencapaian tersebut bukanlah hal yang mudah mengingat banyak hambatan dan kendala selama pelaksanaan upsus siwab, diantaranya :

  1. Ternak yang tersebar pada wilayah yang luas
  2. Petugas lapangan yang terbatas
  3. Distribusi sarana dan prasarana yang terlambat
  4. Kurangnya sosialisasi dan pelatihan terkait sistem pelaporan kegiatan

Related Post